Hot!

Apakah Bibirmu Masih Perawan bagian 7 (habis)


Adegan Penutup
Happy Ending

                Tak satupun manusia di dunia ini yang ingin hidup sengsara. Semuanya. Mulai abang becak, menteri sampai raja copet sekalipun (he..he..ngaku!) ketika ditanya pilih surga atau neraka, pasti jawabannya ingin masuk surga. Mereka ingin bahagia. Kalau ada yang bilang ingin masuk neraka karena nanti di neraka bisa ketemu selebritis dunia dari mulai jaman dulu ampe here after, semisal Fir’aun, anak dan istrinya Nabi Nuh, Marylin Monroe, saya yakin itu hanya bercanda saja. Atau ada yang bilang, “Saya masuk neraka kan niatnya untuk berda’wah? Biar yang di neraka pada taubat!” Ha..ha.. ini banyolan kreatif tapi asli super ngawur. (Eh tau gak Coy, saat nyawa berada di kerongkongan (sakaratul maut) pada saat itu pintu taubat sudah di tutup. Jadi kalo dah di neraka nggak ada taubat lagi!) Tapi yakin deh, semuuua pasti pingin banget ke surga. Hanya memang ada perbedaan dalam memaknai bahagia. Termasuk kita-kita yang ABG ini.
Sebagian teman kamu melihat kebahagiaan dan kesenangan itu jika mereka bisa menyalurkan semua keinginan dan hasrat dirinya. Inginnya mereka bebas dari aturan. Andaipun pakai aturan, pilih-pilih yang sesuai selera. Mereka punya slogan “lahir cesar, balita dimanja, kanak-kanak disayang, muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk neraka” (kok enak mau masuk surga! Lha wong sholat saja minta dibentakin dulu, mintanya masuk surga? Emang surga buatan loe sendiri?) atau slogan, “Mending gak ngerti nggak dosa daripada ngerti nggak bisa mengamalkan, dosa lah kita!”
Kalau birahi sedang memuncak, ya langsung disalurkan. Kalau mereka takut berzina, minimal salurkan lewat zina mata dengan melihat gambar or film bokep. Trus dilanjutkan zina hati dengan ngebayangin adegan-adegan mesum. Kalau masih nggak ku..ku.. kamu akhirnya zina tangan dengan onani atau masturbasi. Dan kebiasaan ini sulit dihentikan karena addicted, menyebabkan kecanduan. Yang penting buas eh puas. Aku Happy. Betulkah? Ini tipe pertama.
Tipe kedua adalah remaja dan pemuda biasa, yang juga punya ketertarikan dengan lawan jenis tapi mereka masih takut pada Allah. Mereka tetap punya nafsu birahi yang dahsyat terhadap lawan jenis, tapi mereka lebih tertarik dengan surga dan keridhoan Allah SWT. Menurut teman-teman yang ini, kebahagiaan itu ialah kalau mereka bisa melakuakn ketaatan pada Allah dan mampu menghindarkan diri dari sesuatu yang dilarang Allah SWT. Karena mereka faham bahwa aturan Allah sebenarnya untuk kebahagiaan kita sendiri. Bisa jadi kita nggak menyukai perintah dan larangan Allah, tapi bisa jadi itu adalah kebaikan bagi kita. Begitu juga sebaliknya. Jadi prinsipnya kebahagiaan ini adalah jika bisa sami’na wa atho’na, saya dengar saya jalani.
Sebagai penutup saya ingin sampaikan ke kamu semua bahwa kalau ada remaja atau pemuda saat kongkow yang diomongin mulu masalah cewek, cowok, musik, film, mode dan sex. ini sih PEMUDA BIASA. Semua anak muda bisa melakukannya tanpa perlu belajar dan bekerja keras. Apa susahnya pacaran, nonton CD porno, nyontek, berani sama ortu? Mudah kan?
Tapi, kala ada remaja atau pemuda jika ngumpul ngomongin hal-hal yang bermanfaat, ngadakan baksos bersama, nyantunin anak yatim, diskusi keagamaan, atau saling menasehati, ini PEMUDA LUAR BIASA. Ini hebat. Tidak semua anak muda bisa seperti ini. Harus belajar dan bekerja ekstra keras untuk bisa seperti mereka.
Dan ingat!!! Surga hanya mau ditempati oleh PEMUDA LUAR BIASA. Surga tak akan pernah mau dimasuki oleh PEMUDA BIASA saja. So, kamu tinggal pilih. Jadi pemuda biasa or pemuda luar biasa. Semua sudah ada muara akhirnya. Pemuda biasa finishnya adalah kegagalan (neraka) dan pemuda luar biasa finishnya adalah kesuksesan (surga). Selamat memilih!!
Now, buka semangat dan gairah baru untuk menjadikan hidup ini lebih hidup, lebih bermakna. Marilah hidup yang hanya sekali dan tak tahu kapan jatah hidup ini akan berakhir kita gunakan sebaik-baiknya! Be carful ‘coz life is short!
Tidak usah menunggu ‘sesuatu’ untuk berubah. Nggak usah pakai syarat-syarat kalau mo berubah.
“Kalau ranking satu aku akan pakai jilbab!”
“Kalau matematikaku dapat sembilan aku akan berinfaq untuk anak yatim!”
“Kalau sudah punya SIM aku akan sholat jama’ah di Masjid!” (Apa hubungannya?)
Bla...bla...!”
Seandainya nggak jadi ranking satu or matematika nggak dapat nilai sembilan, kamu batal berjilbab and menyantuni yatim donk? Maka PAKSALAH diri kamu menjadi manusia sukses dan bahagia. Jangan mau kalah dengan nafsu dan setan!
Selamat berubah Sayang. Selamat menjadi manusia baru. Selamat menjadi pemuda or remaja yang LUAR BIASA. Dan semoga Allah SWT meridhoi dan mengumpulkan kita semua ke JannahNya kelak. Amiiin
“Kami ceritakan kepadamu Muhammad cerita yang sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.” (Al-Kahfi : 13)
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan nafsunya maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya.“ (An Naazi’aat 41-42)
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah di hari kiamat ketika tidak ada naungan satu pun kecuali naunganNya... pemuda yang taat beribadah kepada Allah,.. pemuda yang diajak berzina mengatakan, “aku sesungguhnya takut kepada Allah.. (HR. Bukhari)
“Saya wasiatkan para pemuda kepadamu dengan baik, sebab mereka berhati halus. Ketika Allah mengutus diriku untuk menyampaikan agama yang bijaksana ini, maka kaum mudalah yang pertama-tama menyambut saya, sedang kaum tua menentangnya.” (Al Hadits)
“Raihlah lima perkara sebelum datangnya yang lima. Masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, kesempatanmu sebelum sempitmu, dan hidupmu sebelum matimu.” (HR. Muslim)

0 komentar:

Posting Komentar